Beranda > Artikel > Memilih TV Berlangganan (Pay TV) atau yang Bebas Iuran Bulanan / FTA (Free to Air) ?

Memilih TV Berlangganan (Pay TV) atau yang Bebas Iuran Bulanan / FTA (Free to Air) ?

Sahabat Five Media, parabola digital merupakan sulusi yang tepat dalam mengatasi siaran tv yang banyak semutnya, gambar berbayang, dan lain sebagainya. karena parabola digital mampu menyajikan gambar yang sempurna, jernih tanpa satupun semut yang menghiasi. Disamping itu, parabola digital dapat menyajikan banyak channel-channel lokal maupun mancanegara.

Namun saat ini ada dua pilihan dalam pengadaan parabola digital ini. Yaitu parabola berlangganan (Pay TV)  alias tiap bulan harus membayar kalau tidak membayar otomatis gambarnya hilang. Yang kedua, adalah parabola digital FTA (free to air) atau gratis alias tidak usah membayar tiap bulannya dan gambarnya hidup terus.

Bagi kalangan menengah keatas parabola langganan karena penghasilan mereka banyak tentu saja tidak masalah jika tiap bulan harus membayar 65 sampai 750 ribuan. Namun bagi kalangan menengah kebawah jika tiap bulan mengeluarkan uang segitu tentulah terasa berat. Pilihan tepat bagi kalangan menengah kebawah adalah parabola digital bebas iuran bulanan. walaupun ada kekurangannya, namun banyak juga kelebihannya.

Parabola langganan dari segi channel-channelnya memang kelihatan menarik karena parabola langganan ini berisi channel-channel unggulan. misalnya ESPN, STAR SPORTS, GOAL TV, NICK CARTOON NETWORK, NATIONAL GEOGRAPHIC CHANNEL, STAR MOVIE, CELESTIAN MOVIE, dan lainnya. Namun sebenarnya bagi saya channel-channel ini sangat membosankan karena yang ditayangkan hanya itu itu saja. misalnya sepakbola, bukannya siaran langsung tetapi siaran tunda dan ditayangkan berulang-ulang. Demikian movies yang tiap minggu diulang dan ditayangkan lagi.

Keunggulan parabola langganan menurut saya adalah terletak pada channel lokalnya. karena dia ngontrak tayangan sepakbola sehingga parabola yang tidak berlangganan diacak. sepakbola tidak semuanya dikontrak oleh tv langganan. terbukti piala dunia tahun 2006 dan tahun 2010 semua tv langganan diacak dan tidak bisa menayangkan siaran langsung piala dunia. sangat ironis memang dan merugikan pelanggan.

Untuk saat ini sebagian parabola langganan mulai mengganti pelayanan mereka. misalnya Telkomvision dan Skynindo. mereka merubah cara berlangganan dari yang semula pasca bayar menjadi prabayar. cara ini lebih fleksibel. pelanggan tidah harus tiap bulan mengeluarkan iuran melainkan dapat membeli voucher kapanpun dia mau. jadi parabola jenis ini bisa langganan dan FTA (tanpa iuran bulanan). jika pelanggan tidak ingin nonton channel telkom vision mereka tetap bisa monton channel FTA. dan suatu saat ingin nonton channel Telkomvision mereka tinggal membeli vouchernya dan otomatis channel Telkomvision aktif.

Untuk parabola bebas iuran (FTA) kelemahannya adalah jika ada tayangan tv yang dikontrak oleh provider parabola langganan maka tayangan tersebut akan diacak alias tidak ada gambar. Maklumlah wong namanya gratis ya harus mengalah. Keunggulannya adalah mampu menangkap ratusan channel secara gratis. Bahkan bagi para Bpk Haji / Ibu Hj yang rindu tanah suci mekah dan medinah dapat nonton tayangannya secara langsung. Channel ini tidak ada pada parabola langganan. Juga yang ingin nonton liga Arab ya parabola bebas iuran jawabannya. Siaran sepakbola full seperti di channel Saudi Sport, Al-kass, jsc glabal, dan lainnya. tayangan movie, sinema, kartun, fashion juga ada. Semuanya full gratis.

Kelemahan parabola bebas iuran yang kedua adalah dis atau piringan parabola ini cukup besar sehingga memakan tempat. ukuran terkecil yang sudah mencukupi adalah 6 feet. atau dengan kata lain diameternya 1,8 meter. namun dengan satu dis dapat dipakai 4 tv sekaligus dengan siaran berbeda. hal ini tidak bisa pada parabola langganan.

Sekarang tergantung pilihan anda, mau pakai Pay TV, atau yang FTA ? Andalah sendiri yang menentukan !!! …

Kategori:Artikel
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: